Bergerak Menuju Masyarakat Berperadaban

Jumat, 07 Juni 2013

Plan Of Action

1.  Kajian Rutin
     - Ta’lim Rutin
       Tujuan : ·    Menambah Tsaqafah Islamiyyah
                     

     - Kajian Pengurus
       Tujuan :  ·   Menambah dan memperkuat pemahaman islamiyah dan sebagai salah satu pintu pengkaderan da’wah

2.  HUMAS
     - Mading
       Tujuan :  · Memperoleh informasi pada umumnya

     - SMS Dakwah
        Tujuan : · Media dakwah via SMS

     - Pamflet Dakwah
        Tujuan : · Menambah informasi  dan  pemahaman islamiah

     - Perisai Badar
        Tujuan : · Menajadi Muslim yang kuat



Plan Of Action

1.  Melaksanakan tarbiyah ruhiyah, ukhuwah dan jasadiyah
     
     - Tarbiyah Gabungan
        Tujuan : ·         Mempererat ukhuwah antara pengurus dan kader
                      ·         Sarana penguatan kader
                     ·     Evalauasi keaktifan dan pelaksanaan tarbiyah

     - RIHLAH
        Tujuan : ·         Pembinaan jasadiyah
                     ·    Mempererat ukhuwah antara pengurus dan kader

2.  Melaksanakan pengaderan dan pembinaan secara intensif dan berkesinambungan
     - Daurah SKS
        Tujuan : ·         Pintu perekrutan kader
                      ·         Pembentukan halaqah tarbiyah
                     ·     Melakukan training pembentukan pribadi mu’min

3.  Melaksanakan peskil Maba sebagai bentuk dari pengaderan
     - PES-KIL MABA
        Tujuan : ·     Memperkenalkan islam sesuai pemahaman Rasulullah dan sahabat

4.  Mengadakan kegiatan – kegiatan bernuansa pendidikan yang dapat menambah dan memperkuat pengetahuan  ke – islaman dan pengetahuan umum
     - BIMBEL (Bimbingan Belajar Al qur’an)
       Tujuan : ·         Menambah wawasan ilmu tajwid
                    ·    Memberikan pehaman tentang tata cara membaca Al Qur’an yang baik dan benar

     - PELAKU (Pelatihan Khutbah Jum’at)
        Tujuan : ·         Memberikan pemahaman tentang fiqih khutbah jum’at
                      ·         Menambah wawasan tentang fiqih imam
                     ·     Mengajarkan fiqih da’wah

     - PLAZA (Pelatihan penyelenggaan jenazah)
        Tujuan : ·     Memberikan pemahaman tentang masalah kepengurusan jenazah

     - PEDAS (Pelatihan Desain dan grafic)
        Tujuan : ·     Memberikan pengajaran tata cara dalam membuat  desain dan grafis


Kamis, 06 Juni 2013

“ Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan kaum yang menyeru kepada kebajikan, menyeru pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Merekalah orang-orang yang beruntung”. (QS. Ali-Imran: 104)

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh“. (QS. Ash Shaf: 4).

Sebuah kebutuhan yang esensi bagi setiap muslim untuk berupaya istiqomah dalam dakwah sehingga tercipta masyarakat madani yang senantiasa berpegang teguh pada syaria’at Islam. Terciptanya pribadi-pribadi mahasiswa yang mempunyai keseimbangan antara pengembangan potensi  fikriyah  (pemikiran), ruhiyah (mental), dan  jasadiyah  (fisik) memerlukan perencanaan dan realisasi kegiatan yang terpadu dan terarah dengan didukung strategi, metode serta sistem pengorganisasian dakwah yang berkelanjutan.

Dengan mengharap ridho Allah Azza Wajalla dan didasarkan semangat menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar sehingga tercipta masyarakat kampus yang selalu memperjuangkan syari'at Islam sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah maka dibentuklah Study Club Al-Furqan untuk mewujudkan cita-cita umat berupa keselamatan di dunia dan akhirat.

Organisasi ini bernama STUDY CLUB AL-FURQAN FEDERASI MAHASISWA FAKULTAS ILMU  SOSIAL Universitas Negeri Makassar yang selanjutnya disingkat SC Al-Furqan  FEMA FIS UNM.
SC Al-Furqan  FEMA FIS UNM didirikan pada Tahun 1993 di Makassar
 SC Al-Furqan  FEMA FIS UNM bertempat di Kampus Gunung Sari Baru  FIS UNM
SC Al-Furqan FEMA FIS UNM berkedudukan sebagai Biro Kerohanian  FEMA FIS UNM
SC Al-Furqan  FEMA FIS UNM berasaskan Islam yang bersumber pada Al-Quran dan Sunnah yang Shahih yang sesuai dengan pemahaman para Sholafus Sholeh

Islam adalah berserah diri kepada Allah dengan Tauhid, patuh kepadaNya dengan penuh ketaatan, dan berlepas diri dari kesyirikan dan pelakunya.

Al Qur’an adalah kalam Allah Subhana wa Ta’ala yang melemahkan dan menundukkan orang-orang yang menentangnya yang diturunkan kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam dalam bentuk wahyu, yang ditulis di dalam mushaf dan dihafal di dalam dada yang dibaca dengan lisan dan didengar oleh telinga, dinukil secara mutawatir tanpa ada keraguan dan membacanya adalah ibadah.

As Sunnah adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam berupa perkataan, perbuatan, persetujuan, sifat jasmani, dan akhlak beliau, baik itu sebelum diutus maupun sesudah diutus menjadi nabi.

Shalafus shalih adalah generasi awal dari islam yang berpegang teguh kepada Assunnah yaitu dari kalangan para sahabat, tabi’in dan attabiut tabi’in.



Program Kerja

Bismillah..
Dalam waktu dekat ini, kami akan melaksanakan dua program kerja, semoga semua berjalan dengan baik dan diberi kemudahan oleh Allah Subhanahu Wataalah..


Kajian Intelektual dan Spiritual
"Tiada perubahan tanpa sebuah pergerakan. Mari menuju masyarakat berperadaban"




Pelatiah Penyelenggaraan Jenazah..
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa menghadiri jenazah sampai jenazah itu disalati, maka ia mendapatkan satu qirath. Dan barang siapa menghadirinya sampai jenazah itu dikuburkan, maka ia mendapatkan dua qirath. Ada yang bertanya: Apakah dua qirath itu? Rasulullah saw. bersabda: Sama dengan dua gunung yang besar. (Shahih Muslim No.1570)





Rabu, 05 Juni 2013

Penulis Yang Terpinggirkan



Menjadi serorang novelis mungkin menjadi harapan bagi setiap orang, dengan menerbitkan beberapa buku yang siap dinikmati oleh jutaan pembaca. Menulis bukan hanya berusaha menyediakan media bagi para pembaca tetapi lebih kepada proses komunikasi terhadap diri sendiri dan dengan alam sekitar.


Menjadi penulis mungkin terdengar indah bagi kita semua. tetapi tidak ketika harus menjalaninya. Ya... menjadi penulis sungguh tidak menyenangkan, bukan karena harus menjadi pembaca atau kutu buku terlebih dahulu tetapi lebih kepada pengingatan kembali dari beberapa kenangan termasuk yang begitu menyedihkan. Terkadang kita harus lari dari keramaian dan memilih menyendiri. bahkan kita harus menerima bahwa sahabat terbaik

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Blogger Theme by Lasantha - Premium Blogger Templates | Affiliate Network Reviews